HPWE

HPWE

= Hutan Pendidikan dan Wisata Ekologi =

WALIKOEKOEN

 

Hutan Pendidikan Dan Wisata Ekologi (HPWE) WALIKOEKOEN adalah hutan yang dikelola oleh LP Ma’arif Tulungagung sejak 2020 untuk tujuan pendidikan dan wisata. HPWE berlokasi di desa Junjung, kecamatan Sumbergempol, Tulungagung. Luas area kelola saat ini adalah 60 hektar. Panorama alam yang dijumpai adalah perbukitan (290 mdpl), lembah, dan mata air yang mengalir ke sungai-sungai. Dari atas bukit dapat melihat kota Tulungagung dan Pegunungan Wilis di arah barat laut. Di sebelah barat adalah Candi Dadi, berjarak 1 jam jalan kaki, yang diperkirakan merupakan peninggalan jaman Majapahit. Di sebelah timur laut adalah Goa Pasir.

Kawasan ini sebelumnya adalah lahan marginal yang kering dan sering terbakar terutama pada musim kemarau. Dengan konsep pendidikan berbasis lingkungan dan islam rahmatan lil ‘alamin, LP Ma’arif NU Tulungagung berusaha mengelola kawasan ini menjadi sebuah kawasan yang hijau dan menjadi tempat untuk mendidik dan mengenalkan para santri khususnya dan masyarakat pada umumnya di bidang lingkungan hidup. Setelah dua tahun “babat hutan”, sebuah lembaga pengelola telah dibentuk secara resmi pada 20 Agustus 2022 berdasarkan surat keputusan LP Ma’arif nomor SK/01-A-6-VIII-Tahun 2022, dengan ketua Iman Rahman Heru Wijaya, SH. Konservasi mata air adalah langkah pertama dan utama yang dilakukan, dengan menanam tumbuhan yang dapat mengikat dan meyimpan air seperti jenis bambu dan Ficus. Alhamdulillah, langkah ini telah menunjukkan kesuksesan karena pada musim kemarau beberapa sumber masih dapat mengeluarkan air.

 

File IJIN KEGIATAN HPWE