Selasa, 24 Juni 2025, Perwakilan dari PC LP Ma’arif NU Tulungagung—sebanyak 8 orang dari berbagai lembaga pendidikan, mendapat tugas sebagai delegasi untuk mengikuti Pelatihan Aswaja yang diselenggarakan oleh PW LP Ma’arif NU Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran di lingkungan LP Ma’arif NU se-Jawa Timur.
Pelatihan Aswaja ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 24–25 Juni 2025. Selain pendalaman materi, semua peserta juga terlibat dalam interaksi dan praktik langsung mengenai perkembangan ajaran Aswaja.
Pada hari pertama, materi difokuskan pada perubahan pembelajaran Aswaja dan ke-NU-an. Disampaikan pula berbagai permasalahan yang dihadapi oleh guru Aswaja di era digital saat ini, serta strategi untuk menjadikan pembelajaran Aswaja lebih menarik dan relevan dengan perkembangan zaman. Materi juga membahas tujuan utama ajaran Aswaja serta krisis moral yang terjadi akibat lemahnya pembelajaran agama. Di sesi ini, para peserta juga diminta menyusun modul ajar Aswaja sesuai jenjang pendidikan masing-masing.
Hari kedua, Rabu 25 Juni 2025, diisi dengan kegiatan microteaching. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya menyusun modul, tetapi juga mempraktikkan langsung pengajaran materi Aswaja berbasis digital, sesuai dengan paradigma pembelajaran yang terus berkembang.
Jika di Kurikulum Merdeka dikenal dengan istilah Profil Pelajar Pancasila, maka di LP Ma’arif kita mengenal konsep Profil Pelajar Aswaja. Di akhir pelatihan ini, diharapkan para guru dapat terus mengembangkan pembelajaran Aswaja di lembaga masing-masing secara optimal, sekaligus memiliki keterampilan yang mumpuni di abad 21 ini. ***
