AURODAN WADZIFAH YAUMIYYAH (Metode An Nahdliyah)

Campurdarat, 29 Agustus 2026 Guru-guru formal mulai dari jenjang RA, MI, hingga MTs Pondok Ma’dinul Ulum Campurdarat mengikuti kegiatan aurodan wadzifah yaumiyyah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk membangun kebiasaan amaliyah harian sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dan karakter para guru dalam menjalankan tugas mendidik santri-santri. Aurodan wadzifah yaumiyyah diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT serta menumbuhkan semangat dalam mengabdi, mengajarkan al qur’an.

Dalam kegiatan tersebut, materi dan amalan disampaikan oleh Kyai Sumardi Thohir salah satu assabiqunal awwalun atau perintis awal Metode An-Nahdliyah. Beliau memberikan pengarahan sekaligus membimbing para guru dalam pelaksanaan wadzifah yaumiyyah.

Kyai Sumardi Thohir menekankan pentingnya menjaga istiqamah dalam amaliyah, karena seorang guru tidak hanya dituntut untuk menyampaikan ilmu kepada peserta didik, tetapi juga menjadi teladan dalam akhlak, ibadah, dan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Para guru RA, MI, dan MTs Pondok Ma’dinul Ulum mengikuti rangkaian aurodan dengan penuh perhatian dan antusias.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru semakin memiliki kekuatan spiritual dalam menjalankan amanah pendidikan, serta mampu memberikan keteladanan yang baik bagi para santri dan peserta didik.

 

“Guru bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan nilai, akhlak, dan keteladanan. Istiqamah dalam amaliyah menjadi salah satu bekal penting dalam menjalankan amanah tersebut.”

By: Ghozali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *