Tulungagung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Tulungagung. Dua siswa berhasil meraih juara dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Tingkat Kabupaten Tulungagung, yang dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, untuk jenjang MI bertempat di MTsN 1 Tulungagung.
Prestasi tersebut diraih oleh Syihabbudin Fadhlurrahman Ahmad, siswa MI Sunan Ampel Bono, Boyolangu, yang berhasil meraih Juara 1 OMI Matematika Terintegrasi Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026.
Sementara itu, Almahira Artanti Nasuka, siswi MI Al-Hidayah Demuk, Pucanglaban, berhasil meraih Juara 3 bidang IPAS OMI 2026 Tingkat Kabupaten Tulungagung.
Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar madrasah dan LP Ma’arif NU Tulungagung. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa siswa-siswi madrasah Ma’arif mampu berkompetisi dalam bidang akademik sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan integratif.
OMI menjadi salah satu ajang kompetisi bagi peserta didik madrasah untuk mengembangkan potensi dan mengukur kemampuan akademik. Kompetisi ini juga menjadi ruang bagi siswa untuk membangun semangat belajar, sportivitas, kepercayaan diri, serta budaya berprestasi di lingkungan madrasah.
Keberhasilan Syihabbudin dan Almahira tentu tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh para guru dan pembimbing, serta dukungan kepala madrasah dan orang tua. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang mampu mendorong peserta didik mengembangkan potensi terbaiknya.
Prestasi pada OMI tingkat kabupaten ini sekaligus membuka jalan menuju kompetisi pada jenjang berikutnya. Siswa-siswi yang berhasil memperoleh tiket ke tahap selanjutnya akan menjadi delegasi Kabupaten Tulungagung dalam OMI 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur.
Keikutsertaan pada tingkat provinsi menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk membawa nama Kabupaten Tulungagung dan madrasah masing-masing pada level yang lebih tinggi. Karena itu, persiapan dan pembinaan lanjutan menjadi penting agar para delegasi dapat tampil optimal.
Bagi LP Ma’arif NU Tulungagung, capaian tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus mendorong madrasah di bawah naungannya agar tidak hanya kuat dalam pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter, tetapi juga memiliki daya saing dalam bidang akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Prestasi Syihabbudin Fadhlurrahman Ahmad dan Almahira Artanti Nasuka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi madrasah Ma’arif lainnya untuk terus belajar, berani berkompetisi, dan mengembangkan potensi diri.
Kini, perjuangan keduanya berlanjut. Dengan dukungan madrasah, guru, orang tua, dan keluarga besar LP Ma’arif NU Tulungagung, mereka diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik pada OMI 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur serta kembali mengharumkan nama madrasah dan Kabupaten Tulungagung.
Teruslah belajar, berjuang, dan berprestasi. Jadikan ilmu sebagai jalan pengabdian, akhlak sebagai fondasi, dan prestasi sebagai inspirasi. Bersama Ma’arif NU, kita tumbuhkan generasi yang cerdas, berkarakter, berprestasi, dan berkhidmat untuk agama, bangsa, serta kemanusiaan.”
