Tulungagung – Puisi menjadi salah satu media yang efektif bagi siswa untuk mengekspresikan pikiran, perasaan, pengalaman, serta imajinasi melalui bahasa yang indah dan bermakna. Berangkat dari semangat tersebut, PC LP Ma’arif NU Kabupaten Tulungagung menggelar Lomba Puisi tingkat MI/SD dalam rangka memperingati Harlah ke-97 LP Ma’arif NU, Selasa, 22 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula PC LP Ma’arif NU Tulungagung tersebut diikuti oleh siswa-siswi MI/SD di lingkungan LP Ma’arif NU Kabupaten Tulungagung. Para peserta tampil membawakan puisi dengan penuh penghayatan, keberanian, dan kreativitas di hadapan dewan juri.

Lomba puisi ini tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar menyampaikan gagasan dan perasaan secara positif. Melalui puisi, siswa dilatih memilih kata, menyusun bahasa yang santun, mengembangkan kepekaan rasa, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri ketika tampil di depan umum.
Umi Muzdalifah, selaku panitia kegiatan, mengatakan bahwa lomba puisi merupakan salah satu upaya LP Ma’arif NU Tulungagung untuk memberikan ruang kepada siswa dalam mengembangkan kemampuan literasi sekaligus menumbuhkan keberanian berekspresi.
“Melalui puisi, anak-anak dapat mengekspresikan pikiran, perasaan, dan pengalaman pribadinya dengan bahasa yang indah dan santun. Kami ingin mereka tidak hanya pandai membaca dan menulis, tetapi juga mampu menyampaikan apa yang dirasakan dan dipikirkan dengan cara yang baik, kreatif, dan penuh percaya diri,” ungkap Umi Muzdalifah.
Ia menambahkan, kemampuan berpuisi juga dapat membantu siswa mengasah daya imajinasi dan kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya. Pengalaman sederhana dalam kehidupan sehari-hari dapat diolah menjadi karya yang memiliki pesan dan nilai pendidikan.
“Setiap anak memiliki pengalaman dan cara pandang yang berbeda. Melalui puisi, pengalaman itu dapat menjadi karya. Inilah yang ingin kami tumbuhkan, agar anak-anak Ma’arif berani berkarya, memiliki kepekaan, serta mampu menggunakan bahasa sebagai sarana menyampaikan nilai-nilai kebaikan,” tambahnya.
Suasana perlombaan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Setiap peserta berusaha menampilkan kemampuan terbaiknya melalui intonasi, ekspresi, artikulasi, serta penghayatan terhadap isi puisi yang dibawakan.
Melalui penyelenggaraan lomba puisi dalam rangka Harlah ke-97 ini, PC LP Ma’arif NU Kabupaten Tulungagung berharap budaya literasi di lingkungan madrasah dan sekolah Ma’arif semakin kuat. Selain menjadi sarana memperingati hari lahir organisasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda Nahdlatul Ulama yang kreatif, berkarakter, percaya diri, serta memiliki kecintaan terhadap bahasa dan sastra Indonesia.
Peringatan Harlah ke-97 LP Ma’arif NU Tulungagung pun menjadi momentum untuk terus menghadirkan kegiatan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga memberi ruang bagi tumbuhnya bakat, kreativitas, karakter, dan potensi siswa secara menyeluruh.
