Tulungagung – Keluarga Besar Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Tulungagung yang terdiri atas kepala satuan pendidikan, guru, tenaga kependidikan (tendik), serta jajaran pengurus menerima undangan kehormatan untuk menghadiri Gelar Karya Guru Besar yang diselenggarakan di Lantai 5 Gedung Prajna Paramita UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Selasa (4/8/2026).
Kehadiran keluarga besar LP Ma’arif NU Tulungagung merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dasar dan menengah dengan perguruan tinggi. Di tengah derasnya perubahan zaman, transformasi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta tuntutan peningkatan mutu pendidikan, kolaborasi lintas jenjang pendidikan menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Mengusung tema “Manusia, Agama, dan Teknologi: Sinergi Intelektual Keislaman Menuju Indonesia Emas 2045”, Gelar Karya Guru Besar menghadirkan para profesor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang mempresentasikan karya ilmiah dan gagasan strategis sebagai kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan peradaban.

Ketua PC LP Ma’arif NU Tulungagung Ahmad Supriyadi menyampaikan, kiprah LP Ma’arif NU sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan Islam yang unggul, adaptif, dan berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
“Kami berharap seluruh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan pengurus dapat mengambil inspirasi dari pemikiran para guru besar. Dunia pendidikan saat ini membutuhkan inovasi, penguatan karakter, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” ujarnya.
Momentum ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi para pendidik Ma’arif untuk memperluas wawasan akademik, membangun jejaring keilmuan, sekaligus memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan satuan pendidikan Ma’arif NU Tulungagung.
