Metode An Nahdliyah Berkembang Pesat di Tanah Istimewa Sleman Yogyakarta.
Sejak pertamakali Metode Cepat Tanggap Belajar Al Qur’an An Nahdliyah di kenalkan di wilayah Sleman Yogyakarta sekitar 6 bulan yang lalu pada saat Bidang Pengembangan SDM Pimpinan Cabang GP Ansor Sleman melaksanakan pelatihan kepada seluruh Kader Ansor dari semua tingkatan diwilayah Sayegan Sleman Yogyakarta, menindaklanjuti Pelatihan yang diadakan pada tanggal 02 Agustus 2020 silam, Salah satu Pengurus PC GP Ansor Sleman berkomitmen akan mendirikan Mabin (Majelis Pembina) TPQ An Nahdliyah Cabang Sleman Yogyakarta jika pertisipasi dan antusiasme Kader” Ansor Sleman semakin baik dalam bidang pengembangan SDM sebagai ustadz/h TPQ, tutur Moch Najib Yuliantoro, M.Phil atau lebih akrabnya dipanggil Gus Najib Abd Hakim.
Tentu bukan hal mudah dalam proses mengembangkan, mengenalkan ke masyarakat dan mengurus izin legalitas dll sampai pada akhirnya SK Mabin TPQ Sleman telah diturunkan oleh Pimpinan Pusat MABIN TPQ An Nahdliyah yang beralamat di Jl. Jaksa Agung Suprapto No 6 Tulungagung – Jawa Timur, dan pada akhirnya diberikanlah amanah baru kepada Beliau Moch.Najib Yuliantoro, M.Phil sebagai Ketua Mabin TPQ An Nahdliyah Cab.Sleman Yogyakarta.
Pelatihan yang dilaksanakan di PonPes Insan Nafi’a Brongkol Ds. Argomulyo Kec.Cangkringan Kab. Sleman ini turut dihadiri oleh Kemenag Kab.Sleman, PCNU Sleman, Ketua LPTQ Kab.Sleman dan beberapa tamu undangan dari Pondok Pesantren di Sleman,
alhamdulillah pelatihan ini telah di ikuti sebanyak 50 peserta, jumlah yang sangat luar biasa dikarenakan masih ada calon peserta yang ingin daftar dalam Pelatihan tersebut, dikarenakan situasi dan kondisi guna mewujudkan Sleman Sehat, maka panitia membatasi jumlah tersebut dengan total 50 peserta (Final) walaupun demikian panitia tetap mengedepankan Protokol Kesehatan dengan ketat pada saat acara berlangsung.
H. Muhsin Kalida selaku Ketua LPTQ Kab. Sleman menyampaikan bahwa Metode An Nahdliyah ini merupakan salah satu Metode yang luar biasa karena ada unsur psikologisnya, yang membuat menarik adalah perpaduan kerja otak dan kerja tangan secara bersamaan, ciri khasnya adalah dengan Ketukan memakai tongkat stick, dan hal itu bisa menjaga panjang dan pendek sebuah bacaan pada makhorijul huruf disetiap bacaan pada buku jilid 1 sampai jilid 6.
Selanjutnya Gus Najib Abd Hakim selaku Ketua Majlis Pembina TPQ An Nahdliyah Cab.Sleman juga menyampaikan dalam sambutannya Salah satu kelebihan dari Metode An Nahdliyah ini adalah kita bisa mempertahankan Ideologi Ke NU.an dan sanad keilmuan para Kyai NU, dan semoga Metode ini terus menerus bisa melahirkan generasi Qur’ani yang berlandaskan Ahlussunnah Waljama’ah An Nahdliyah, beliau berpesan kepada seluruh Ustadz/h dan guru ngaji yang mengikuti Pelatihan Angakatan 1 ini bisa mengerti bahwa NU punya metode yang luar biasa dengan ciri khas Ketukan sebagai pedoman untuk membaca Al Qur’an dengan baik dan benar, mengerti panjang dan pendek sebuah makhorijul huruf dan sifatul huruf.
Bersama TPQ An Nahdliyah, Hidup Semakin Berkah🙏.
amin, amin ya rabbal ‘alamin
Oleh :
PIMPINAN PUSAT
MAJELIS PEMBINA TPQ AN NAHDLIYAH
Jl. Jaksa Agung Suprapto No 6 Tulungagung – Jawa Timur

