Kras, Kediri – Pada hari Ahad, 4 Mei 2025 suasana penuh kekhusyukan dan semangat spiritual menyelimuti halaman TPQ AN-NAHDLIYAH DARUL HUDA, Desa Karangtalun, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Kegiatan Munaqosah Khatam Al-Qur’an 30 Juz diselenggarakan bagi 33 santri, terdiri dari 17 putra dan 16 putri yang telah menuntaskan bacaan Al-Qur’an secara lengkap. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan spiritual mereka, sebagai bentuk ujian akhir atas capaian hafalan dan bacaan selama proses pembelajaran.
Munaqosah dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan pembukaan oleh Ust. M. Fatih Indra, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan arahan serta motivasi agar para peserta lebih tenang dan percaya diri. Ust. Fatih juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan kesungguhan dalam membaca Al-Qur’an sebagai wujud nyata dari cinta terhadap kalamullah.

Para Peserta Munaqosah dan Tim Munaqis TPQ Darul Huda Karangtalun
Sebelum memasuki sesi utama, para peserta diuji secara acak dengan hafalan do’a Qunut dan beberapa surat pendek, yaitu surat At-Takatsur dan lainnya. Uji petik ini dimaksudkan sebagai pemanasan dan penguatan mental, mengingat materi tersebut telah dipelajari dan diuji pada tahapan Pra-Munaqosah. Santri tampak bersemangat dan menunjukkan kesiapan yang cukup baik dalam menyambut sesi inti.
Tim Munaqis dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama terdiri dari Ust. Dr. H. Nursamsu, M.Pd. dan Ust. Ali Mas’ud, S.Pd.I., sedangkan kelompok kedua diampu oleh Ust. Dr. Samsul Rifa’i, M.Pd.I. bersama Ust. M. Fatih Indra, M.Pd. Para santri mengikuti sesi munaqosah secara bergiliran dengan bimbingan dan penilaian yang teliti dari para munaqis. Momen ini menjadi sarana penting untuk menilai ketepatan, kelancaran, serta kefasihan dalam membaca Al-Qur’an sesuai kaidah ilmu Tajwidnya.
Usai seluruh santri menyelesaikan munaqosah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi refleksi dan evaluasi yang dipimpin oleh Ust. Ali Mas’ud. Dalam suasana santai namun serius, santri diajak merefleksikan perasaan mereka selama munaqosah serta menelaah kembali kesalahan bacaan yang muncul. Sesi ini bertujuan memperkuat kesadaran diri akan pentingnya menjaga kemurnian bacaan dan meningkatkan kualitas hafalan. Beliau juga mengingatkan agar santri terus belajar memperfasih dan mentahsin bacaan Al-Qur’an mereka serta belajar di Madrasah Diniyah untuk memperluas wawasan keagamaannya.

Pengarahan dari Munaqis ke Peserta Munaqosah
Kegiatan Munaqosah Khatam Al-Qur’an ditutup pada pukul 10.00 WIB dengan musyafahah, foto bersama, dan ramah tamah. Kebersamaan yang hangat antara para ustadz, ustadzah, dan santri menjadi penutup indah dari rangkaian kegiatan. Semoga capaian ini menjadi awal dari perjalanan panjang para santri dalam mengamalkan dan menjaga Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Kontributor: Ali Mas’ud, S.Pd.I

Metode An-Nahdliyah: Semangat, Disiplin, Istiqomah, Semoga Mendapat Ilmu yang Manfaat dan Barokah! Amin.