Tulungagung – Suasana haru menyelimuti Apel Akbar Harlah ke-96 Ma’arif NU yang digelar PC LP Ma’arif NU Tulungagung di Lapangan Pasren Garuda, Sabtu (20/9). Dalam apel yang dihadiri 1.500 peserta ini, sebanyak 10 guru senior menerima penghargaan bergengsi Dharma Bakti Karya Utama, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka yang telah berlangsung lebih dari 30 tahun secara ikhlas dan setia.
Penghargaan dibacakan SK Oleh Sekretaris PC LP Ma’arifNU Tulungagung Dr. Suminto diberikan penghargaannya langsung oleh Inspektur Upacara, Dr. Ahmad Supriyadi, M.Pd.I, Ketua PC LP Ma’arif NU Tulungagung. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan wujud rasa hormat dan terima kasih kepada guru-guru yang dengan kesabaran, dedikasi, dan keteladanan telah mendidik generasi bangsa selama puluhan tahun.

“Para guru inilah teladan sejati bagi kita semua. Mereka mengabdi bukan karena materi, tetapi karena cinta kepada ilmu, santri, dan Ma’arif NU. Semoga semangat mereka menjadi inspirasi bagi generasi pendidik selanjutnya,” ujarnya dengan suara bergetar.
Adapun 10 guru penerima penghargaan Dharma Bakti Karya Utama adalah:
-
Ibu Lailin, S.Pd.I, MI Roudhotul Mutaalimin Pagersari Kalidawir – 40 tahun (sejak 1985)
-
Ibu Supartin, S.Pd.I, MI Nurul Ulum Tunggangri Kalidawir – 39 tahun
-
Ibu Sunarsih, S.Pd.I, MI Hidayatul Mubtadiin Wates Sumbergempol – 38 tahun
-
Ibu Musryatun, MTs Darul Falah Bendiljati Kulon Sumbergempol – 38 tahun
-
Ibu Siti Nurokhimin, MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol – 37 tahun
-
Drs. Atim, M.Pd.I, MA Darul Falah Bendiljati Kulon Sumbergempol – 36 tahun
-
Bapak Shoimun, MI Miftahul Ulum Rejosari Kalidawir – 35 tahun
-
Ibu Mardhiyah, S.Pd.I, MI Roudhotut Tholibin Pagersari Kalidawir – 35 tahun
-
Ibu Ismiati, S.Pd.I, MI Hidayatuth Tholibin Karangtalun Kalidawir – 35 tahun
-
Ibu Siti Hasanah, S.Pd.I, MI Hidayatul Mubtadiin Pakel Ngantru – 34 tahun
Momen penyerahan penghargaan ini membuat banyak peserta apel terharu. Tepuk tangan panjang menggema di lapangan sebagai tanda hormat dan kebanggaan. Beberapa guru senior yang menerima penghargaan tampak berkaca-kaca, mengingat kembali perjalanan panjang mereka mendidik generasi sejak tahun 1980-an.
Penghargaan Dharma Bakti Karya Utama menjadi bukti bahwa LP Ma’arif NU Tulungagung tidak hanya bergerak dalam pendidikan, tetapi juga menjunjung tinggi penghormatan kepada para pengabdi ilmu yang telah mewarnai perjalanan lembaga selama puluhan tahun.
