Perkuat Mitigasi Berbasis Nilai Keagamaan, PC LP Ma’arif NU Tulungagung Gelar Seminar Satuan Pendidikan Aman Bencana

Tulungagung – Program Tadarus Ramadhan yang diselenggarakan oleh PC LP Ma’arif NU Tulungagung memasuki hari ke-6 dengan menghadirkan seminar bertema “Agama dan Implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana di Indonesia”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 03 Maret 2026, bertempat di Aula PC LP Ma’arif NU Tulungagung.

Seminar tersebut menghadirkan narasumber Dr. Nur Isroatul Husna, M. Pd., Koordinator Program Studi Tadris IPS Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai keagamaan dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan satuan pendidikan.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara yang rawan bencana membutuhkan kesiapsiagaan tidak hanya secara teknis, tetapi juga secara spiritual dan sosial. “Agama mengajarkan ikhtiar, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai ini harus menjadi fondasi dalam membangun satuan pendidikan yang aman bencana,” ujarnya di hadapan peserta seminar.

Peserta kegiatan berasal dari seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan PC LP Ma’arif NU Tulungagung, mulai dari jenjang TK/RA, MI/SD, MTs/SMP, hingga SMA/MA/SMK. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan tanya jawab terkait strategi mitigasi bencana, penyusunan SOP tanggap darurat di sekolah, serta penguatan kurikulum berbasis pengurangan risiko bencana.

Pengurus PC LP Ma’arif NU Tulungagung, Endro Siswanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari komitmen LP Ma’arif dalam meningkatkan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan. Ia mengatakan bahwa satuan pendidikan di bawah naungan Ma’arif harus menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan tangguh terhadap bencana.

 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh lembaga pendidikan Ma’arif mampu mengimplementasikan konsep Satuan Pendidikan Aman Bencana secara konkret, baik melalui kebijakan sekolah, pembelajaran di kelas, maupun pembiasaan budaya siaga bencana,” ungkapnya.

  

Program Tadarus Ramadhan yang berlangsung selama bulan Ramadhan ini tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga penguatan kapasitas profesionalisme pendidik melalui berbagai seminar dan pelatihan tematik. Dengan demikian, diharapkan terwujud lembaga pendidikan Ma’arif yang unggul, berkarakter, serta responsif terhadap tantangan zaman, termasuk dalam hal mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *