TULUNGAGUNG — Sebanyak 600 guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di lingkungan LP Ma’arif NU Tulungagung mengikuti kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Kegiatan yang dipusatkan di Azana Style Hotel Tulungagung tersebut dilaksanakan dalam tiga tahap, yakni pada 13, 18, dan 19 Agustus 2026.
Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama LP Ma’arif NU dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga TPQ sekaligus memperkuat kompetensi para pendidik Al-Qur’an. Tidak hanya menyentuh aspek pembelajaran, kegiatan juga diarahkan pada pembenahan administrasi, legalitas kelembagaan, pendataan, hingga kesiapan menghadapi supervisi.
Acara dijadwalkan dibuka secara resmi oleh Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin pada 18 Agustus 2026. Kehadiran Bupati dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin mempertegas dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pendidikan keagamaan, khususnya TPQ yang selama ini memiliki peran penting dalam membangun fondasi keagamaan dan karakter anak sejak usia dini.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung. Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, Mahrus Manan, menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya diarahkan agar lembaga TPQ tertib secara administratif, tetapi juga semakin berkualitas dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Dengan jumlah peserta mencapai 600 orang, pembinaan ini sekaligus menunjukkan besarnya potensi lembaga TPQ sebagai salah satu pilar pendidikan keagamaan di Kabupaten Tulungagung. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya pendidik harus berjalan beriringan dengan penguatan tata kelola lembaga.
Sejumlah materi strategis disiapkan dalam kegiatan tersebut. Para peserta memperoleh pembekalan mengenai persiapan supervisi lembaga TPQ, pengurusan Izin Operasional (Ijop), pembaruan dan pengelolaan data EMIS, pengurusan badan hukum lembaga, penyampaian hasil evaluasi kelembagaan, serta implementasi kurikulum baru TPQ.
Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah penerapan kurikulum baru untuk jenjang Raudlatul Qur’an An-Nahdliyah (RQA). Kurikulum tersebut diharapkan dapat memperkuat kesinambungan pembelajaran Al-Qur’an sekaligus memberikan standar yang lebih jelas bagi proses pendidikan sesuai jenjang perkembangan peserta didik.
Pembinaan juga diarahkan agar pengelola TPQ memahami bahwa kualitas lembaga tidak cukup diukur dari banyaknya santri. Kualitas juga ditentukan oleh tertibnya kelembagaan, kompetensi guru, kejelasan kurikulum, validitas data, legalitas lembaga, serta kemampuan melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.
Bagi lembaga-lembaga TPQ di lingkungan Ma’arif NU Tulungagung, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh. Persoalan administrasi dan legalitas yang selama ini terkadang dianggap sekadar pelengkap justru menjadi bagian penting dalam membangun lembaga pendidikan Al-Qur’an yang profesional, terpercaya, dan memiliki keberlanjutan.
Melalui pembinaan tersebut, diharapkan seluruh peserta tidak berhenti pada pemahaman materi selama kegiatan berlangsung. Para guru dan pengelola TPQ diharapkan membawa hasil pembinaan kembali ke lembaga masing-masing, kemudian melakukan penataan administrasi, pembaruan data, penyempurnaan proses pembelajaran, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada santri dan masyarakat.
Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan Ma’arif NU ini sekaligus menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan pendidikan anak, keberadaan TPQ tetap memiliki posisi strategis dalam menanamkan kemampuan membaca Al-Qur’an, membentuk akhlak, serta mengenalkan nilai-nilai keislaman sejak dini.
Dengan pembinaan yang semakin sistematis, TPQ di lingkungan Ma’arif NU Tulungagung diharapkan tidak hanya tumbuh dari sisi jumlah, tetapi juga semakin tertib administrasi, kuat secara kelembagaan, adaptif terhadap perubahan kurikulum, serta memiliki pendidik yang kompeten dan profesional.
Kegiatan yang berlangsung pada 13, 18, dan 19 Agustus 2026 tersebut pada akhirnya diharapkan menjadi langkah bersama dalam membangun TPQ yang lebih berkualitas serta memperkuat perannya sebagai ruang pendidikan Al-Qur’an dan pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Tulungagung.
Acara dijadwalkan dibuka secara resmi oleh Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin pada 18 Agustus 2026. Kehadiran Bupati dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin mempertegas dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pendidikan keagamaan, khususnya TPQ yang selama ini memiliki peran penting dalam membangun fondasi keagamaan dan karakter anak sejak usia dini.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung. Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, Mahrus Manan, menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya diarahkan agar lembaga TPQ tertib secara administratif, tetapi juga semakin berkualitas dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Dengan jumlah peserta mencapai 600 orang, pembinaan ini sekaligus menunjukkan besarnya potensi lembaga TPQ sebagai salah satu pilar pendidikan keagamaan di Kabupaten Tulungagung. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya pendidik harus berjalan beriringan dengan penguatan tata kelola lembaga.
Sejumlah materi strategis disiapkan dalam kegiatan tersebut. Para peserta memperoleh pembekalan mengenai persiapan supervisi lembaga TPQ, pengurusan Izin Operasional (Ijop), pembaruan dan pengelolaan data EMIS, pengurusan badan hukum lembaga, penyampaian hasil evaluasi kelembagaan, serta implementasi kurikulum baru TPQ.
Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah penerapan kurikulum baru untuk jenjang Raudlatul Qur’an An-Nahdliyah (RQA). Kurikulum tersebut diharapkan dapat memperkuat kesinambungan pembelajaran Al-Qur’an sekaligus memberikan standar yang lebih jelas bagi proses pendidikan sesuai jenjang perkembangan peserta didik.
Pembinaan juga diarahkan agar pengelola TPQ memahami bahwa kualitas lembaga tidak cukup diukur dari banyaknya santri. Kualitas juga ditentukan oleh tertibnya kelembagaan, kompetensi guru, kejelasan kurikulum, validitas data, legalitas lembaga, serta kemampuan melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.
Bagi lembaga-lembaga TPQ di lingkungan Ma’arif NU Tulungagung, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh. Persoalan administrasi dan legalitas yang selama ini terkadang dianggap sekadar pelengkap justru menjadi bagian penting dalam membangun lembaga pendidikan Al-Qur’an yang profesional, terpercaya, dan memiliki keberlanjutan.
Melalui pembinaan tersebut, diharapkan seluruh peserta tidak berhenti pada pemahaman materi selama kegiatan berlangsung. Para guru dan pengelola TPQ diharapkan membawa hasil pembinaan kembali ke lembaga masing-masing, kemudian melakukan penataan administrasi, pembaruan data, penyempurnaan proses pembelajaran, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada santri dan masyarakat.
Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan Ma’arif NU ini sekaligus menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan pendidikan anak, keberadaan TPQ tetap memiliki posisi strategis dalam menanamkan kemampuan membaca Al-Qur’an, membentuk akhlak, serta mengenalkan nilai-nilai keislaman sejak dini.
Dengan pembinaan yang semakin sistematis, TPQ di lingkungan Ma’arif NU Tulungagung diharapkan tidak hanya tumbuh dari sisi jumlah, tetapi juga semakin tertib administrasi, kuat secara kelembagaan, adaptif terhadap perubahan kurikulum, serta memiliki pendidik yang kompeten dan profesional.
Kegiatan yang berlangsung pada 13, 18, dan 19 Agustus 2026 tersebut pada akhirnya diharapkan menjadi langkah bersama dalam membangun TPQ yang lebih berkualitas serta memperkuat perannya sebagai ruang pendidikan Al-Qur’an dan pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Tulungagung. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.
Views: 145
