Tulungagung, 25 Februari 2025 — Dalam rangkaian Program Tadarrus Ramadhan, Pimpinan Cabang Lembaga Pendidikan (PC LP) Ma’arif NU Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Seminar Asesmen Bimbingan Konseling (BK) untuk Memahami Potensi Peserta Didik pada Selasa (25/2/2025) di Aula PC LP Ma’arif NU Tulungagung. Kegiatan ini diikuti oleh para pendidik dan tenaga kependidikan dari jenjang TK/RA hingga MA/SMA/SMK di lingkungan PC LP Ma’arif NU Tulungagung.
Seminar menghadirkan narasumber Firstalenda Susgaleni, dosen Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya asesmen BK sebagai instrumen strategis untuk mengidentifikasi potensi, minat, bakat, serta kebutuhan perkembangan peserta didik secara komprehensif.
“Melalui asesmen yang tepat, guru BK maupun wali kelas dapat memahami karakteristik dan potensi unik setiap peserta didik. Hal ini menjadi dasar dalam merancang layanan bimbingan yang tepat sasaran, baik dalam aspek akademik, sosial, maupun karier,” jelasnya.

Ketua PC LP Ma’arif NU Tulungagung Dr. Ahmad Supriyadi, M. Pd.I. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam meningkatkan kapasitas guru dan tenaga kependidikan di bawah naungan Ma’arif NU. Menurutnya, penguatan kompetensi asesmen BK sangat relevan dengan tuntutan pendidikan saat ini yang menempatkan peserta didik sebagai subjek utama pembelajaran.
Para peserta tampak antusias mengikuti sesi materi dan diskusi. Mereka memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar asesmen BK, teknik pengumpulan data potensi peserta didik, hingga pemanfaatan hasil asesmen untuk layanan bimbingan yang efektif di satuan pendidikan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, PC LP Ma’arif NU Tulungagung berharap para guru mampu mengoptimalkan peran bimbingan konseling di sekolah/madrasah sehingga potensi peserta didik dapat berkembang secara maksimal. Program Tadarrus Ramadhan Ma’arif NU tidak hanya berorientasi pada penguatan spiritualitas, tetapi juga peningkatan profesionalitas pendidik di lingkungan Ma’arif NU Tulungagung.
